Sunday, 16 October 2016
Bentuk-bentuk konektor power supply
Posted by Winda Puspitasari on October 16, 2016 with No comments
1. Konektor 20/24 pin ATX motherboard, Konektor ini merupakan konektor dari power supply unit (PSU) yang dihubungkan ke motherboard, berfungsi sebagai sumber daya utama motherboard. Konektor ini terdiri dari 2 bagian. Bagian pertama berjumlah 20 pin dan bagian kedua 4 pin.
Power supply
Posted by Winda Puspitasari on October 16, 2016 with No comments
Power supply penting untuk dipahami karena alat ini
menyediakan tenaga listrik bagi semua komponen di dalam unit sistem. Dulunya,
power supply juga mensuplai arus bolak balik (AC – alternating current) untuk
layar monitor. Kini masih dapat ditemukan unit power supply yang menyediakan
tenaga listrik AC. Unit ini dapat dikenali dengan adanya dua stopkontak listrik
pada bagian belakangnya. Power supply komputer memiliki peranan penting (critial role) dalam mengkonversi tenaga listrik komersial yang
diterima dari saluran arus bolak-balik 120-volt, 60-Hz atau 220-volt, 50-Hz di
luar AS., menjadi tegangan lain sesuai dengan yang dibutuhkan oleh
komponen-komponen komputer. Power supply juga menyediakan ground bagi sistem.
Tower
Posted by Winda Puspitasari on October 16, 2016 with No comments
Case tower biasanya didesain untuk duduk secara vertikal
di lantai di bawah meja. Untuk menyediakan ruang kerja yang lebih luas pada
meja, beberapa pengguna awalnya menyusun case desktop secara berdiri di samping
mereka di bawah meja. Ini mendorong produsen komputer untuk mengembangkan case
yang memang dapat diletakkan di bawah meja. Secara umum, case tower memiliki
jendela (bay) yang cukup untuk floppy drive, drive CD-ROM, tape drive, drive
DVD, dan lain sebagainya yang mungkin dipasang. Desain
internal sistem tower mirip dengan desain internal unit desktop. Case tower
meliputi tiga ukuran:
- mini tower
- mid tower
- full-size tower
Desktop
Posted by Winda Puspitasari on October 16, 2016 with No comments
Model desktop adalah satu dari berbagai model case yang
sudah dikenal. Unit desktop didesain untuk duduk secara horisontal di atas
meja. Perhatikan bahwa desain komputer IBM pertama, PC-IBM awal, XT, dan AT
menggunakan model case ini. Dua ukuran kebanyakan case desktop
adalah slim-line dan regular.
Ada dua karakteristik penting yang perlu dipertimbangkan
dalam memilih case model desktop untuk sebuah komputer.Ruangan meja yang cukup sangat penting karena komputer
harus berbagi ruang meja dengan monitor dan perlengkapan lainnya. Bila ini
adalah permasalahannya, hindari membeli unit slim-line karena umumnya berukuran
kecil, memiliki ruangan yang kecil untuk penambahan (komponen), dan didesain
untuk lingkungan bisnis.
Case komputer
Posted by Winda Puspitasari on October 16, 2016 with No comments
Casing Komputer adalah kotak atau rumah komputer merupakan tempat terletaknya Processor (CPU), Motherboard dan peranti2 yang lain. Pada casing ini juga digunakan sebagai tempat untuk melindungi motherboard, floppy drive, power supply , hard disk drive dan komponen-komponen yang lain. Ketika membeli sebuah tower atau desktop, disarankan disesuaikan dengan standar ATX dan sedikitnya memiliki sebuah power supply berdaya 250 watt. Pastikan bahwa kotak yang dibeli disertai dengan sebuah lempengan (tray) yang dapat mempermudah akses pada komponen internal dan menyediakan ruang yang cukup untuk penambahan komponen/alat. Unit (satuan) sistem adalah semacam case logam dan plastik yang memuat bagian-bagian dasar sistem komputer. Tiga macam unit sistem dasar adalah desktop, tower, dan portable. Tiap desain digunakan untuk menyesuaikan sistem pada lingkungan yang berbeda-beda.
Jumper
Posted by Winda Puspitasari on October 16, 2016 with No comments
Jumper pada sebuah komputer sebenarnya adalah
connector (penghubung) sirkuit elektrik yang digunakan untuk menghubungkan atau
memutus hubungan pada suatu sirkuit. Jumper juga digunakan untuk melakukan
setting pada papan elektrik seperti motherboard komputer.
Fungsi Jumper ini dalam komputer digunakan untuk
menyeting perlengkapan komputer sesuai dengan keperluan. Pada saat ini
penyettingan lewat Jumper sudah mulai berkurang penggunaannya. Sebab, semua
fungsi setting saat ini sudah menggunakan outo setting sehingga memudahkan
pengguna atau perakit komputer untuk tidak banyak menggunakan Jumper.
Jumper pada komputer biasanya digunakan pada
Motherboard, Harddisk dan Optical Disk, dan pada beberapa VGA Card tertentu.
Jumper
pada Motherboard
1. Jumper Clear CMOS
2. Jumper Bus Clock/Bus Speed
3. Jumper Bus Ratio
4. Jumper VGA
5. Jumper Audio
6. Jumper USB Power
7. Jumper Memory/RAM
8. Jumper pada Harddisk atau Optical Disk (CDRom, DVD,
dll)
Konfigurasi Motherboard
Posted by Winda Puspitasari on October 16, 2016 with No comments
Konfigurasi motherboard, dikenal juga sebagai pengaturan sistem hardware, adalah hal yang sangat penting. Konfigurasi motherboard membutuhkan hal-hal berikut:• memasang CPU• memasang heat sink dan kipas• memasang RAM• menghubungkan kabel power supply pada konektor listrik motherboard dan sambungkan berbagai konektor lainnya pada switch (pengatur) yang tepat serta lampu status pada panel depan case.• Mengeset BIOS sistem
Subscribe to:
Posts (Atom)